Pemerintah AS Shut Down, Tentara Bertugas Tanpa Bayaran

Anton Suhartono
Pemerintah AS shut down sejak Rabu (1/10) berdampak pada operasional pemerintah pusat (Foto: AP)

Anggota DPR AS lain, Bob Latta, mengatakan militer akan terus bertugas tanpa gaji sampai rancangan anggaran disetujui oleh Kongres.

Tahun fiskal 2024 berakhir pada 30 September, namun Kongres belum bisa menyepakati anggaran untuk tahun mendatang. Kebuntuan ini bermula dari ketegangan yang memanas antara Partai Republik dan Demokrat di Senat.

Partai Republik tidak memiliki cukup suara untuk meloloskan rancangan anggaran yang dibutuhkan. Partai Republik menguasai 53 kursi Senat, sementara suara yang dibutuhkan untuk meloloskan rancangan anggaran 60.

Shut down pemerintah terlama dalam sejarah AS berlangsung selama 35 hari, yakni 22 Desember 2018 hingga 25 Januari 2019. Shut down terjadi pada masa pemerintahan pertama Trump, dipicu kebuntuan politik terkait anggaran untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko senilai 5,7 miliar dolar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

13 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

14 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

16 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal