Pemerintah Belanda Tumbang, PM Mark Rutte Mengundurkan Diri gara-gara Masalah Imigran

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Mark Rutte. (Foto: Reuters)

DEN HAAG, iNews.id – Pemerintah Belanda tumbang pada Jumat (7/7/2023) setelah koalisi partai yang berkuasa gagal mencapai kesepakatan soal pembatasan imigran di negeri kincir angin itu. Perdana Menteri Belanda Mark Rutte pun mengumumkan untuk meletakkan jabatan kabinetnya. 

Kesempatan itu pun tidak disia-siakan oleh kelompok oposisi yang langsung menyerukan untuk pemilihan umum yang baru, bahkan sebelum Rutte mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya.

Krisis politik di Belanda kali ini dipicu oleh dorongan VVD, partai berhaluan konservatif yang dipimpin Rutte, untuk membatasi aliran pencari suaka ke Belanda. Usulan tersebut ditolak oleh dua dari empat partai koalisi pemerintah.

“Bukan rahasia lagi bahwa mitra koalisi memiliki pendapat yang berbeda tentang kebijakan imigrasi. Sayangnya, hari ini kami harus menyimpulkan bahwa perbedaan itu menjadi tidak dapat diatasi,” kata Rutte dalam konferensi pers yang disiarkan televisi seperti dikutip The Associated Press (AP).  

“Oleh karena itu saya akan mengajukan pengunduran diri seluruh kabinet kepada raja,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Imigrasi Tangkap WN Australia yang Viral Berbuat Asusila di Halaman Rumah Warga Bali

2 hari lalu

Warga Rusia Ditangkap karena Rekam Demo di Wamena, Imigrasi: Tak Sesuai Visa Wisata

2 hari lalu

WNA Rusia Ditangkap gegara Rekam Aksi Demo di Wamena, Imigrasi Beri Penjelasan

6 hari lalu

Berburu Hewan yang Dilindungi di Papua, Pasutri asal China Diusir dari Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal