“Ketika menteri luar negeri Iran dan para pejabatnya menawarkan 'mediasi' di Yaman, mereka menawarkan mediasi atas perang yang dipicu oleh kudeta milisi teroris Houthi dengan dukungan rezim mereka,” kata Al Zouba, seperti dilaporkan Anadolu, Minggu (18/10/2026).
Dia menilai tawaran mediasi Iran tidak dapat dipisahkan dari dukungan Teheran terhadap Houthi. Menurutnya, Iran justru memanfaatkan Yaman sebagai alat tawar-menawar dalam konflik kawasan.
Houthi Dituding Serang Wilayah Pemerintah Yaman
Al Zouba menuding Houthi terus mengintensifkan serangan terhadap wilayah Yaman yang dikuasai pasukan pemerintah. Kelompok tersebut disebut menargetkan istana presiden di Aden, menyerang bandara, mengepung Taiz, serta menembaki permukiman penduduk.
Houthi juga dituduh menyerang warga sipil di Marib dan sejumlah provinsi lainnya. Di luar Yaman, kelompok tersebut turut dituding melancarkan serangan terhadap bandara dan fasilitas sipil di Arab Saudi.
Pemerintah Yaman menilai dukungan militer Iran terhadap Houthi berpotensi memperpanjang konflik sekaligus mengancam keamanan regional. Al Zouba juga menuduh Teheran memanfaatkan kelompok tersebut untuk mengancam jalur pelayaran internasional.