Pemerintah Yaman Tolak Tawaran Iran Mediasi Konflik dengan Houthi

Anton Suhartono
Pemerintah Yaman menolak tawaran Iran yang memediasi konflik negaranya bersama Arab Saudi dengan kelompok Houthi (Foto: Anadolu)

ADEN, iNews.id - Pemerintahan Yaman yang sah menolak tawaran Iran yang siap membantu untuk mengakhiri konflik negaranya bersama Arab Saudi dengan kelompok Houthi. Sebelumnya Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada mitranya dari Mesir, Badr Abdelatty, di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Baghdad, Irak, negaranya siap membantu jika diminta.

Menlu Yaman Afrah Al Zouba menolak tawaran tersebut seraya menuduh Iran ingin menampilkan diri sebagai sosok juru damai. Dia menyebut Iran-lah yang memicu konflik di negaranya dengan mempersenjatai dan membiayai milisi Houthi. Namun kemudian memanfaatkan Yaman sebagai alat tawar-menawar dalam konflik di kawasan.

Dalam tulisan di akun media sosial X judul "Rezim Teheran adalah Pihak dalam Perang terhadap Rakyat Yaman, Bukan Mediator", Al Zouba menilai Iran tak memiliki kredibilitas menjadi mediator konflik yang justru dibuatnya.

"Ketika menteri luar negeri Iran dan para pejabatnya menawarkan 'mediasi' di Yaman, mereka menawarkan mediasi atas perang yang dipicu oleh kudeta milisi teroris Houthi dengan dukungan rezim mereka," kata Al Zouba, seperti dilaporkan kembali Anadolu, Minggu (18/10/2026).

Dia juga menuduh Iran membantu kelompok Houthi dengan rudal, drone, keahlian militer, serta pembiayaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Iran Siap Bantu Hentikan Konflik Houthi Vs Arab Saudi

9 jam lalu

Houthi Klaim Tembak Jatuh Helikopter Serbu Apache Arab Saudi

10 jam lalu

Trump Pertimbangkan Serang Fasilitas Nuklir Iran, Gunakan "Ibu dari Segala Bom"?

11 jam lalu

Trump Tegaskan Tak Perlu Senjata Nuklir Hantam Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal