Pemerintahan Trump Terus Obok-Obok Harvard gegara Demo Pro-Palestina, Minta Laporan Dana Asing

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump terus mengobok-obok Universitas Harvard terkait sikap tegasnya membela demonstrasi pro-Palestina (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus mengobok-obok Universitas Harvard. Kampus top dunia itu menjadi target pemerintahan Trump terkait sikap tegasnya menjunjung tinggi kebebasan, termasuk membiarkan mahasiswa melakukan demonstrasi pro-Palestina.

Kini pemerintah mendesak Universitas Harvard untuk melaporkan sumber pendapatan kampus dari luar negeri selama 10 tahun terakhir.

Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, Kantor Penasihat Umum Departemen Pendidikan telah mengirim surat kepada Rektor Universitas Harvard Alan Garber. Isinya menyebutkan bahwa laporan keuangan Harvard pada periode 2014-2019 tidak lengkap dan tidak akurat.

"Permintaan catatan hari ini adalah langkah pertama pemerintahan Trump untuk memastikan Harvard tidak dimanipulasi oleh, atau menjalankan perintah dari, entitas asing," kata Menteri Pendidikan AS Linda McMahon, dalam pernyataannya.

Harvard telah menjawab surat tersebut dengan menegaskan, laporan yang mereka berikan sudah mencakup semua informasi yang diwajibkan sesuai aturan hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
38 menit lalu

Presiden Iran Pidato Kecam Trump di Sidang Umum PBB, Delegasi AS dan Israel Walk out 

4 jam lalu

Kebal Diembargo AS, Maskapai Iran Tetap Layani Penerbangan Internasional

5 jam lalu

Trump Ungkap Pertemuan Delegasi AS-Iran Berjalan Baik, Bakal Berlanjut

6 jam lalu

Tegas! Presiden Iran: Kami Tak Akan Pernah Tunduk kepada AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal