Pemerintahan Trump Terus Obok-Obok Harvard gegara Demo Pro-Palestina, Minta Laporan Dana Asing

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump terus mengobok-obok Universitas Harvard terkait sikap tegasnya membela demonstrasi pro-Palestina (Foto: AP)

Selain itu pemerintahan Trump juga mendesak universitas untuk menyebutkan semua pihak yang terlibat dalam pemebrian hadiah, hibah, kontrak, serta aktivitas yang terkait dengan pihak asing. 

Pihak berwenang juga meminta Harvard untuk mengungkap korespondensi dengan pemerintahan negara lain serta data mengenai mahasiswa asing sejak tahun 2016.

Undang-undang AS mengharuskan kampus-kampus di AS melaporkan sumbangan dari sumber-sumber asing yang melebihi 250.000 dolar AS.

Sebelumnya Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengancam akan melarang Harvard menerima mahasiswa asing. Harvard harus memenuhi permintaan pemerintahan Trump untuk membagikan informasi data mahasiswa asing.

Bukan hanya itu, Departemen juga membekukan dana hibah untuk Harvard yang jumlahnya lebih dari 2,7 juta dolar AS atau sekitar Rp45,4 miliar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China

1 hari lalu

Teluk Persia Panas! Militer AS Serang 3 Kapal Tanker Iran

1 hari lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

2 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal