Pemicu Perang Pakistan-Afghanistan yang Menewaskan Puluhan Orang

Anton Suhartono
Konflik berdarah menewaskan puluhan orang di perbatasan Pakistan-Afghanistan dalam sepekan terakhir ternyata berakar dari saling tuduh (Foto: AP)

ISLAMABAD, iNews.id - Konflik berdarah yang menewaskan puluhan orang di perbatasan Pakistan-Afghanistan dalam sepekan terakhir ternyata berakar dari saling tuduh antara kedua negara soal keberadaan kelompok militan lintas batas. Perselisihan ini kemudian berkembang menjadi pertempuran udara dan darat paling mematikan sejak Taliban berkuasa di Afghanistan pada 2021.

Pertempuran terbaru pecah di sepanjang perbatasan pada Rabu (15/10/2025), hanya beberapa jam sebelum kedua negara akhirnya menyepakati gencatan senjata sementara selama 48 jam. Namun di balik kesepakatan itu, rentetan serangan dan tuduhan saling balas menunjukkan betapa rapuhnya hubungan Islamabad dan Kabul.

Akar Konflik: Tuduhan Pakistan terhadap Taliban

Sumber utama ketegangan bermula dari desakan Pakistan agar pemerintah Taliban menindak kelompok militan yang diduga beroperasi dari wilayah Afghanistan. Kelompok itu, yang sering disebut sebagai Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), dituding melancarkan serangan ke wilayah Pakistan dari tempat persembunyian di Afghanistan.

Islamabad menilai Kabul gagal memenuhi komitmennya untuk mengendalikan kelompok bersenjata tersebut, sehingga memilih melancarkan serangan udara ke wilayah perbatasan seperti Spin Boldak dan Kandahar. Serangan ini menewaskan puluhan orang, termasuk warga sipil, dan memicu kecaman keras dari pemerintah Afghanistan.

Balasan Taliban: Tuduh Pakistan Lindungi Militan ISIS

Taliban menolak keras tuduhan tersebut. Pemerintah di Kabul balik menuduh militer Pakistan justru menyebarkan informasi palsu dan melindungi militan pro-ISIS untuk merusak stabilitas Afghanistan. Taliban menilai serangan udara Pakistan sebagai pelanggaran kedaulatan negara dan tindakan provokatif yang berpotensi memicu perang terbuka.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menegaskan bahwa gencatan senjata yang disepakati kemudian bukan hasil inisiatif Pakistan, melainkan desakan internasional agar kedua pihak menahan diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut lewat Telepon, Bukan di Pakistan

Internasional
10 hari lalu

Menlu Iran Tiba di Pakistan, Utusan Trump Menyusul, Pembicaraan Damai Berlanjut?

Buletin
11 hari lalu

Siapkan Persenjataan dan Personel! Iran Siaga Tempur 100 Persen, Tuding AS Ulur Waktu Lewat Gencatan Senjata Selama 3 Minggu

Nasional
15 hari lalu

Imigrasi Bongkar Jaringan Penyelundupan Manusia ke Australia, Tangkap 3 WN Pakistan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal