Departemen Luar Negeri AS menuduh pihak berwenang Belarusia menolak pendaftaran semua partai politik independen dan mencegah Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) memantau pemilu di negara tetangga Rusia dan Ukraina itu.
"Warga Belarusia di luar negeri hanya dapat memilih jika mereka kembali ke Minsk, karena kemungkinan besar mereka akan menghadapi pembalasan. Pelanggaran-pelanggaran ini secara efektif telah membekukan aktivitas dan wacana politik yang sebenarnya di Belarusia," kata Miller lagi.
Belarusia mengadakan satu hari pemungutan suara pada Minggu kemarin untuk memilih 12.514 wakil dewan lokal dan 110 anggota DPR untuk masa jabatan lima tahun. Sebanyak 263 kandidat mencalonkan diri untuk DPR dan 18.800 orang di pemilihan dewan lokal. Keempat partai yang terdaftar di negara tersebut diklaim telah mengajukan calon masing-masing.