Pemilu Israel: Ini Mantan Jenderal yang Maju Menantang Netanyahu

Nathania Riris Michico
Mantan Panglima Militer Israel Benny Gantz dan PM Israel Benjamin Netanyahu. (FOTO: Picture Alliance)

Benny Gantz: Mantan panglima yang terjun ke politik. (FOTO:  Deutsche Welle/ T. Kraemer)

Netanyahu kelihatannya bermaksud melanjutkan koalisi dengan partai-partai ultra kanan. Kalangan pengamat mengatakan, untuk memastikan bahwa basis pendukungnya tetap konsisten, Netanyahu sengaja menyebarkan kekhawatiran tentang kemungkinan partainya kalah.

Selain itu, Netanyahu mengeluarkan janji yang sangat kontroversial. Dia mengatakan akan mendeklarasikan kedaulatan Israel atas daerah-daerah Palestina yang diduduki militer Israel di Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan.

"Siapa lagi yang bisa melakukan ini? Siapa yang bisa berdiri di depan dunia? Siapa yang bisa berdiri di depan Kongres Amerika? Siapa yang bisa menggerakkan opini publik ke arah itu?" kata Netanyahu, dalam sebuah wawancara televisi lokal, Arutz Sheva.

Sementara itu, Gantz menyebut janji Netanyahu adalah tawaran yang "tidak bertanggung jawab", karena hanya bertujuan menjaring suara ultra kanan. Dia mengatakan akan mengupayakan "perjanjian perdamaian yang didukung secara global".

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 jam lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

16 jam lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

17 jam lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

18 jam lalu

Beda dengan Trump, Wapres AS JD Vance Ogah Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal