Pemimpin Chechnya Bandingkan Macron dengan Teroris soal Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Ramzan Kadyrov mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron soal kartun Nabi Muhammad (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menuduh Presiden Prancis Emmanuel Macron memprovokasi umat Islam dan membandingkannya dengan teroris terkait pernyataan soal kartun Nabi Muhammad SAW.

Kadyrov mengecam Macron terkait pernyataannya soal guru di Prancis yang dibunuh karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada para muridnya justru memicu ekstrimisme. Saat upacara pemakaman guru bernama Samuel Paty itu, Macron mengatakan negaranya tak akan menyerah dengan kartun.

"Presiden Prancis mulai terlihat seperti teroris. Dengan mendukung provokasi, dia secara diam-diam menyerukan kepada umat Islam untuk melakukan kejahatan," kata pria 44 tahun itu, dalam pernyataan di Telegram, seperti dikutip dari AFP, Selasa (27/10/2020).

Kadyrov menegaskan, sikap Macron itu menyinggung hampir 2 miliar muslim seluruh dunia seraya menyebut kebijakan semacam itu dapat menimbulkan konsekuensi yang tragis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Pakistan Mencekam, Pasukan Pemerintah Bunuh 145 Anggota Kelompok Separatis

Internasional
12 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
13 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal