Pemimpin Hamas: Israel Tak Pernah Tepati Janji Sepanjang Sejarah

Anton Suhartono
Hamas menyebut Israel kerap mengingkari kesepakatan gencatan senjata sehingga tak layak dipercaya lagi (Foto: AP)

“Israel tidak pernah menepati janji sepanjang sejarah,” tuturnya, sebagai alasan kenapa Hamas menuntut adanya jaminan dari komunitas internasional.

Karena itulah, kata Al Hayya, Hamas meminta jaminan nyata tidak hanya dari pihak yang memfasilitasi perundingan tetapi juga dari aktor internasional utama termasuk Amerika Serikat. 

“Kami tidak memercayainya sedetik pun,” tambahnya, menekankan perlunya mekanisme pengawasan dan jaminan yang lebih kuat agar kesepakatan bisa bertahan.

Di sisi lain, Al Hayya menegaskan tujuan strategis perundingan yang sedang berlangsung di Mesir adalah mengakhiri perang, menarik pasukan Israel dari Gaza, serta membuka jalan bagi hak-hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. 

Perang harus diakhiri agar rakyat Palestina bia menikmati stabilitas dan kebebasan sebagaimana bangsa-bangsa lain di kawasan.

Hamas dan Israel menggelar negosiasi tidak langsung di Sharm El Sheikh, Mesir, sejak Senin (6/10/2025) dengan tujuan dekat mencapai gencatan senjata serta pertukaran tahanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

1 hari lalu

Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Penilaian CIA Ungkap Israel Mungkin Bakal Runtuh, kok Bisa?

2 hari lalu

Pasukan Israel Hancurkan Tugu Para Syuhada Palestina, Serbu Kota Nablus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal