Pemimpin Hamas: Israel Tak Pernah Tepati Janji Sepanjang Sejarah

Anton Suhartono
Hamas menyebut Israel kerap mengingkari kesepakatan gencatan senjata sehingga tak layak dipercaya lagi (Foto: AP)

KAIRO, iNews.id - Pemimpin HamasKhalil Al Hayya menegaskan, kelompoknya siap mencapai gencatan senjata penuh dengan Israel, namun menuntut jaminan internasiona. Menurut Al Hayya, Israel kerap mengingkari kesepakatan di masa lalu.

Dalam pernyataan di stasiun televisi pemerintah Mesir, Al Qahera News, Al Hayya menegaskan kesiapan untuk membebaskan semua sandera Israel, baik yang hidup maupun mati, dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina sesuai rencana perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump.

Meski demikian, Al Hayya mengingatkan perundingan berjalan sementara serangan dan blokade terhadap Gaza masih berlangsung. 

“Penjajah Israel terus membunuh dan memblokade bantuan, terutama di Gaza utara, sejak kami mengumumkan persetujuan terhadap rencana Trump,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (8/10/2025).

Al Hayya menegaskan, pelanggaran Israel terhadap kesepakatan bukan hal baru. Dia mencontohkan gencatan senjata pada November 2023 yang dilanggar, kemudian konflik kembali berlanjut. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Kebun Binatang di Thailand Laporkan Turis Israel ke Polisi, Kenapa?

2 hari lalu

Menkeu AS: Perang Lawan Iran Memasuki Fase Terakhir

3 hari lalu

Para Perwira Israel Sudah Cepek dengan Netanyahu, Tak Mau Perang Baru Lagi

3 hari lalu

Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal