Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei menegaskan gelombang demonstrasi anti-pemerintah yang berujung kerusuhan di negaranya bukan aksi protes biasa (Foto: Stasiun TV Pemerintah Iran via AP)

Dalam kesempatan yang sama, Khamenei juga memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melancarkan serangan terhadap Iran. Dia menegaskan, tindakan tersebut berpotensi memicu perang besar di kawasan Timur Tengah dan mengancam pangkalan-pangkalan militer AS di wilayah tersebut, termasuk Pangkalan Al Udeid di Qatar.

“Mereka harus sadar, jika memulai perang, itu akan menjadi perang regional,” ujar pria berusia 86 tahun itu.

Sebagai informasi, demonstrasi di Iran bermula pada 28 Desember 2025 setelah para pedagang Pasar Besar Teheran melakukan mogok kerja akibat memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial. Aksi tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai kota dan berubah menjadi kerusuhan, terutama setelah pemerintah memutus layanan internet dan telekomunikasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal