Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei menegaskan gelombang demonstrasi anti-pemerintah yang berujung kerusuhan di negaranya bukan aksi protes biasa (Foto: Stasiun TV Pemerintah Iran via AP)

Dalam kesempatan yang sama, Khamenei juga memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melancarkan serangan terhadap Iran. Dia menegaskan, tindakan tersebut berpotensi memicu perang besar di kawasan Timur Tengah dan mengancam pangkalan-pangkalan militer AS di wilayah tersebut, termasuk Pangkalan Al Udeid di Qatar.

“Mereka harus sadar, jika memulai perang, itu akan menjadi perang regional,” ujar pria berusia 86 tahun itu.

Sebagai informasi, demonstrasi di Iran bermula pada 28 Desember 2025 setelah para pedagang Pasar Besar Teheran melakukan mogok kerja akibat memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial. Aksi tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai kota dan berubah menjadi kerusuhan, terutama setelah pemerintah memutus layanan internet dan telekomunikasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

4 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

5 hari lalu

Iran Ancam Serang Infrastruktur Negara-Negara Timur Tengah jika Digempur AS Lagi

5 hari lalu

Nah, Trump Bantah Bakal Longgarkan Sanksi untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal