Pemimpin Junta Myanmar Surati PM Thailand, Minta Dukungan atas Penggulingan Suu Kyi

Djairan
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: Reuters/MRTV)

“Thailand mendukung proses demokrasi. Sisanya ya itu terserah dia (Min Aung Hlaing) bagaimana melanjutkannya,” ujarnya.

Sejak kudeta 1 Februari, pemerintahan militer Myanmar yang baru dihadapkan dengan unjuk rasa terbesar dalam lebih dari satu dekade. Rakyat Myanmar berbondong-bondong menuntut agar Suu Kyi dibebaskan, dan menentang kudeta militer.

Sama halnya dengan Thailand, unjuk rasa terbesar dalam beberapa dekade juga terjadi saat lawan-lawan politik Prayuth menuntut agar dia mundur. Prayuth dituding merekayasa pemilu terakhir untuk melanjutkan dominasi politik Thailand oleh kalangan militer dan monarki. Namun, dia menyangkal semua tuduhan itu.

Tentara Thailand dan Myanmar memiliki hubungan kerja sama yang erat dalam beberapa dekade terakhir, meski ada sejarah permusuhan yang tercatat antara kedua negara Asia Tenggara itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Betrand Peto Bongkar Sifat Asli Sarwendah di Thailand? Kaget Banget!

57 tahun lalu

Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal