Pemimpin Junta Myanmar Surati PM Thailand, Minta Dukungan atas Penggulingan Suu Kyi

Djairan
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: Reuters/MRTV)

Sejak kudeta 1 Februari, pemerintahan militer Myanmar yang baru dihadapkan dengan unjuk rasa terbesar dalam lebih dari satu dekade. Rakyat Myanmar berbondong-bondong menuntut agar Suu Kyi dibebaskan, dan menentang kudeta militer.

Sama halnya dengan Thailand, unjuk rasa terbesar dalam beberapa dekade juga terjadi saat lawan-lawan politik Prayuth menuntut agar dia mundur. Prayuth dituding merekayasa pemilu terakhir untuk melanjutkan dominasi politik Thailand oleh kalangan militer dan monarki. Namun, dia menyangkal semua tuduhan itu.

Tentara Thailand dan Myanmar memiliki hubungan kerja sama yang erat dalam beberapa dekade terakhir, meski ada sejarah permusuhan yang tercatat antara kedua negara Asia Tenggara itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Seleb
14 hari lalu

Gegara Oplas Hidung Clara Shinta Disarankan Hiperbarik, Apa Itu?

Seleb
14 hari lalu

Viral Clara Shinta Oplas Hidung di Thailand, Ini Fotonya!

Destinasi
18 hari lalu

Festival Songkran 2026, Warga Thailand dan Indonesia Kumpul Ikuti Tradisi Siram Air

Internasional
21 hari lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal