Pemimpin Katolik Irak Prihatin dengan Masa Depan Umat Kristiani di Negaranya

Nathania Riris Michico
Pemimpin Gereja Katolik di Irak, Kardinal Louis Sako, saat ibadah di Gereja Mar Youssif Church di Baghdad, Irak. (FOTO: AP)

Pemerintah AS, Gereja Katolik, dan kelompok-kelompok bantuan membantu membangun kembali bagian-bagian kota Kristen dan Yazidi yang dikuasai dan dihancurkan oleh gerilyawan ISIS di Dataran Ninevah dan Sinjar. Namun, menurut tetapi Kardinal Sako, pembangunan yang lebih banyak lagi diperlukan untuk mendorong bekas peduduknya kembali.

"Banyak rumah dibangun kembali tetapi banyak yang terbakar, hancur total. Kami membutuhkan dana untuk membangunnya kembali dan gereja-gereja. Umat Khaldean memiliki lebih dari 15 gereja di Mosul yang hancur total. Semua gereja dari abad ke-5 hingga ke-10 tidak ada lagi. Siapa yang akan membangunnya kembali?" ujar Sako.

Kardinal Sako mengatakan, satu-satunya jalan ke depan bagi Irak adalah menghentikan diskriminasi terhadap agama minoritas dan memberikan perlindungan kepada semua warga negara berdasarkan aturan hukum.

"Negara harus didasarkan pada kewarganegaraan dan hukum tanpa menempatkan pembatas di antara rakyat: Sunni dan Syiah, Muslim dan Kristen, Kurdi dan Arab. Kami semua warga Irak. Ini identitas kami. Kami tidak membutuhkan identitas lain."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
27 hari lalu

Serangan Proksi Iran Makin Brutal, AS Desak Seluruh Warganya Segera Tinggalkan Irak

Megapolitan
1 bulan lalu

Keluarga Ungkap Awal Mula Cucu Mpok Nori Kenal Pria Irak sebelum Dibunuh, Ketemu di Malaysia!

Megapolitan
1 bulan lalu

Kronologi Cucu Mpok Nori Ditemukan Tewas Dibunuh Eks Suami Siri, Pelaku WN Irak!

Seleb
1 bulan lalu

Tragis! Cucu Mpok Nori Dibunuh Mantan Suami Siri WN Irak, Motifnya Cinta Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal