Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Anton Suhartono
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, terpilih sebagai presiden Myanmar, Jumat (3/4) (Foto: AP)

Min secara efektif memerintah Myanmar sejak memimpin kudeta militer pada 2021 yang menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi. Pengambilalihan kekuasaan tersebut menyebabkan pembubaran partai Liga Nasional untuk Demokrasi sekaligus memicu perang saudara yang masih berlangsung sampai saat ini.

Setelah 5 tahun kudeta, Min mengawasi proses pemilihan umum tiga tahap yang dimulai pada akhir Desember 2025, menghasilkan kemenangan bagi partai-partai pro-militer, termasuk Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan. 
Parlemen baru mengadakan sidang pertamanya pada 16 Maret.

Selama menjabat pemimpin militer, Myanmar menghadapi kecaman internasional atas penganiayaan terhadap minoritas Rohingya. Kampanye militer yang diluncurkan pada 2017 memaksa lebih dari 1 juta warga Muslim Rohingya mengungsi ke negara tetangga Bangladesh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

1 bulan lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal