Pemimpin Oposisi Armenia Ditangkap karena Rencanakan Pembunuhan PM Pashinyan

Anton Suhartono
Nikol Pashinyan (Foto: AFP)

Separatis Armenia menghadapi kerugian besar dalam pertempuran dengan Azerbaijan karena tertinggal jauh dalam persenjataan dan jumlah pasukan.

Mereka menyerahkan sebagian besar wilayah Nagorno-Karabakh ke Azerbaijan. Sebenarnya, secara hukum internasional Azerbaijan merupakan pemilik sah Nagorno-Karabakh.

Vanetsyan yang juga mantan direktur dinas keamanan Armenia ditahan bersama tokoh oposisi senior lainnya saat unjuk rasa anti-pemerintah. Dia menyebut perdana menteri sebagai pengkhianat.

Badan keamanan Armenia mengumumkan penangkapan Vanetsyan pada Sabtu malam, selain dituduh merencanakan pembunuhan, juga kepemilikan senjata dalam jumlah besar.

"(Vanetsyan) Menyiapkan upaya pembunuhan terhadap seorang tokoh publik dan ingin merebut kekuasaan," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
30 menit lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

20 jam lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

1 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

2 hari lalu

Vietnam Bikin Kapal Perang Anti-Kapal Selam Canggih, Dibuat di Dalam Negeri termasuk Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal