Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Sambut Kesepakatan Nuklir dengan Barat

Antara
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Reuters)

Khamenei menolak tuduhan yang menyebut Iran sedang mengembangkan bom atom. Menurut dia, Teheran tidak menginginkan hal itu karena agama melarangnya.

Dia justru menuduh negara-negara Barat, khususnya AS dan sekutunya di Eropa, serta badan nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang tidak menepati janji.

Khamenei menekankan selama 20 tahun terakhir, Iran sudah memahami siapa pihak yang harus dipercaya dan siapa yang tidak. Dia juga mengatakan, kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) harus dilanjutkan dalam kerangka peraturan pengamanan. 

Menurutnya, undang-undang parlemen yang menyerukan peningkatan pengayaan uranium pada awal 2021 juga tidak boleh dilanggar. Di bawah undang-undang tersebut, Iran secara bertahap meningkatkan pengayaan uraniumnya, yang kini telah mencapai kemurnian hingga 60 persen.

Pernyataan Khamenei muncul sehari setelah Kepala Nadan Nuklir Iran Mohammad Eslami mengatakan negara itu memperkaya uranium dalam skala yang lebih tinggi untuk memaksa Barat mencabut sanksi.

Dia menepis kekhawatiran atas proliferasi nuklir Iran, dengan mengatakan tujuan utamanya adalah untuk meyakinkan atau memaksa negara-negara Barat untuk mencabut sanksi yang diberlakukan kembali oleh mantan pemerintahan AS setelah keluar dari kesepakatan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Ribu Warga Iran Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Duka Selimuti Teheran

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Kemlu Pastikan RI Diundang Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Utus Dubes di Teheran

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal