Penasihat Keamanan AS Tegaskan China Berupaya Ikut Campur dalam Pilpres AS

Anton Suhartono
Robert O'Brien (Foto: AFP)

“Kami tidak pernah melihat situasi semacam ini. Perang Dingin dengan Uni Soviet tidak berlangsung seperti ini,” tuturnya.

Lebih lanjut O'Brien mengatakan, selain China, negara lain seperti Iran dan Rusia juga memiliki program serupa.

“Kami dengan tegas menyampaikan kepada warga China, Rusia, Iran, dan pihak lain yang belum terungkap keberadaannya ke publik bahwa siapa pun yang berusaha mencampuri pemilihan presiden Amerika Serikat akan menerima akibat yang buruk,” kata O’Brien, mengancam.

O’Brien pada Agustus mengatakan AS mendapati peretas China menyasar infrastruktur Pilpres AS. Namun China menyangkal tudingan meretas informasi milik perusahaan, politisi, atau lembaga pemerintah AS.

Saat diminta komentarnya terkait pernyataan O'Brien, Kedutaan Besar China di Washington hanya mengulang kembali pernyataan Kementerian Luar Negeri China pada Agustus, yakni pemerintah tidak tertarik ikut campur dalam Pilpres AS.

Dalam pidato di Konvensi Partai Republik bulan lalu Donald Trump mengatakan China mendukung kandidat presiden Partai Demokrat, Joe Biden. China sangat menginginkan Biden menang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Trump Umumkan Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Hamas di Gaza

1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi ke Rp18.111 per Dolar AS

1 hari lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

5 jam lalu

Netanyahu Berubah Drastis Lebih Hati-Hati Bicara dengan Trump, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal