Penderita Virus Korona di Korsel Dekati Angka 3.000, 16 Orang Meninggal

Anton Suhartono
Petugas membersihkan stasiun kereta bawah tanah di Seoul dengan cairan disinfektan (Foto: AFP)

Lebih dari 90 persen kasus terbaru virus korona terjadi di Daegu, kota pusat wabah seperti Wuhan di China. Kasus terbesar kedua terjadi di Provinsi di Gyeongsang Utara, tetangga Daegu.

Jumlah korban terinfeksi di Korsel diperkirakan akan terus betambah seiring berlangsungnya pemeriksaan terhadap 260.000 jemaat Shincheonji Church of Jesus. Jumlah yang diperiksa naik dari sebelumnya yakni sekitar 210.000 orang.

Sumber penularan merupakan seorang perempuan berusia 61 tahun yang pada 10 Februari mengeluhkan demam atau gejala virus korona, namun dia menolak menjalani tes medis dengan alasan tak pernah keluar negeri sebelumnya atau berinteraksi dengan penerita.

Sebelum dinyatakan terinfeksi, dia menghadiri setidaknya empat misa di gereja Daegu serta acara lainnya.

Menghadapi kritik publik, seorang juru bicara gereja Shincheonji mengatakan para jemaatnya merupakan korban dari wabah serta menuduh kondisi ini sebagai 'perburuan penyihir'.

"Saya meminta Anda membuang kebencian dan kritik terhadap jemaat kami," kata juru bicara, dalam posting-an video di situs web Shincheonji.

Secara nasional, lebih dari 86 persen kasus virus korona di Korsel berada di Daegu dan sebagian sisanya di Provinsi Gyeongsang Utara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

12 hari lalu

Cerita Prabowo Siap Kunjungi Korut usai Diminta Presiden Korsel

13 hari lalu

Pengembangan Jet Tempur KF-21 Kerja Sama Korsel-Indonesia Selesai, Segera Dioperasikan

14 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Dirasakan hingga Korea, Gedung-Gedung Berguncang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal