Pendiri Partai Oposisi Turki Ditahan atas Tuduhan Spionase Politik dan Militer

Umaya Khusniah
Pemimpin Partai DEVA, Babacan berbicara selama konferensi pers di Ankara. (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Pendiri oposisi Turki, Partai Demokrasi dan Kemajuan (DEVA), Metin Gurcan ditahan. Dia dipenjara atas tuduhan 'spionase politik dan militer'.

Gurcan merupakan pensiunan anggota Angkatan Bersenjata Turki yang membantu mendirikan DEVA dengan Ali Babacan. Dia juga mantan wakil perdana menteri dan menteri di bawah Presiden Tayyip Erdogan. Selain itu, Gurcan juga seorang analis pertahanan.

Dalam wawancara yang disiarkan televisi pada Senin (29/11/2021), Babacan mengatakan DEVA dan para pengacara akan mendukung Gurcan sampai akhir. Partai tersebut belum mengetahui tentang rincian penyelidikan.

"Karya Gurcan didasarkan pada open source. Dia tidak memiliki akses ke rahasia negara," kata Babacan.

Pekan lalu, Babacan mengatakan penahanan Gurcan merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian dari krisis ekonomi, yang ditandai dengan jatuhnya mata uang ke posisi terendah sepanjang masa.

Lira telah kehilangan sebanyak 25 persen dari nilainya sejak awal pekan lalu karena kekhawatiran tentang pemotongan suku bunga agresif yang didukung oleh Erdogan.

DEVA dan partai-partai oposisi lainnya telah menyerukan pemilihan mendesak di tengah krisis lira, tetapi pemerintah mengatakan pemilihan presiden dan pemilihan umum akan diadakan sesuai rencana pada Juni 2023. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Seleb
5 hari lalu

Alasan Dokter Richard Lee Belum Ditahan Akhirnya Terungkap, Mengejutkan!

Seleb
6 hari lalu

Doktif Desak Polisi Segera Tahan Dokter Richard Lee, Alasannya Mengejutkan!

Nasional
8 hari lalu

Kompolnas Terima 1.291 Aduan terkait Polri Sepanjang 2025, Mayoritas Keluhkan Penyelidikan dan Penyidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal