"Karena memerangi Covid-19 membutuhkan perilaku yang aman, alat ini akan menjadi bentuk respons yang kuat terhadap pandemi," ujar Velindro, dikutip dari BBC, Rabu (15/7/2020).
Koordinator royek Luis Roseiro menjelaskan, alat pembuka pintu itu menggunakan sejumlah elemen mekanis yang dapat dimanfaatkan secara intuitif.
"Alat ini akan memenuhi semua standar keamanan, mengusung desain dan kekuatan mekanis, menjamin kerangka yang harmonis dengan kondisi di lokasi pemasangan, dan juga memungkinkan penggunaan yang aman bagi warga dengan keterbatasan dalam hal mobilitas," kata Roseiro.
Rencananya alat akan diproduksi dalam skala besar dan dipasarkan di Portugal maupun internasional. Beberapa perusahaan terlibat dalam produksinya yakni Shapetek, pusat teknologi Portugal untuk industri pembuatan cetakan, alat khusus, dan plastik CENTIMFE, serta Sandredy.