Peneliti Temukan Perpustakaan Digital Terbesar Milik ISIS Berisi Puluhan Ribu Dokumen Aksi Terorisme

Arif Budiwinarto
Salah satu foto dalam konten terorisme yang terdapat di fasilitas perpustakaan digital ISIS. (foto: ISD)

Tautan itu mengarahkan para peneliti ke dokumen dan video dalam sembilan bahasa berbeda. Mereka memasukkan rincian serangan, termasuk yang terjadi di Manchester Arena pada 22 Mei 2017, London pada 7 Juli 2005, dan serangan gedung WTC di Amerika pada 11 September 2001.

"Semua yang perlu Anda ketahui mengenai rencana dan serangan yang dilakukan, ada di situ (perpus digital ISIS)," kata Wakil Direktur ISD Moustafa Ayad, yang menemukan arsip besar tersebut.

"Banyak hal yang mengajari Anda caranya bagaimana menjadi teroris yang lebih baik," tambahnya.

ISD menamakan perpustakan tersebut Cache Kekhalifahan. Selama berbulan-bulan para peneliti telah mempelajari bagaimana perkembangannya, bagaimana perpus digital itu dikelola dan siapa saja pengunjungnya.

Data-data di dalamnya tersebar di sistem desentralisasi, buka dalam satu server komputer. Siapapun dapat berbagi konten di seluruh web melalui server yang berbasis di beberapa lokasi. Cara ini diklaim mampu mencegah cara apapun untuk memasukinya secara offline.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
11 hari lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Ciamis, Aktif Sebarkan Materi Radikalisme

18 hari lalu

Densus 88 Pastikan Teror Bom ke SD di Jaksel Belum Penuhi Unsur Terorisme

2 bulan lalu

Wakapolri Ingatkan Ancaman Teror Modern di Era Digital, Semakin Cair dan Sulit Dipetakan

3 bulan lalu

Terungkap! 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Kerap Bagikan Konten di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal