Peneliti Temukan Sperma Tertua di Dunia, Panjangnya sampai 7 Meter

Arif Budiwinarto
Foto mikroskop elektron yang memperlihatkan gumpalan sperma berasal dari 100 juta tahun lalu. Para ahli memperkirakan panjang sperma yang nampak seperti bola benang itu mencapai 7 meter. (foto: Wang et al., Proceedings B, 2020)

NAYPYIDAW, iNews.id - Tim ahli paleontologi menemukan apa yang mereka yakini sebagai sperma hewan tertua di dunia. Sperma itu berada di dalam crustacea kecil yang terperangkap di gumpalan getah pohon (resin) di Myanmar.

Ahli memperkirakan sperma tersebut berasal dari hewan raksasa yang hidup 100 juta tahun lalu. Sedangkan fosil sperma hewan tertua yang diketahui sebelumnya hanya berumur 17 juta tahun, menurut tim ahli yang dipimpin oleh Wang He dari Chinese Academy of Science di Nanjing, China.

Fosil sperma terbaru ditemukan di dalam ostracod, sejenis crustacea yang telah ada 500 juta tahun lalu dan banyak ditemukan di samudera, demikian pernyataan para ahli yang diterbitkan dalam jurnal Royal Society's Proceeding.

Fosil sperma tersebut, kata ahli, ditemukan di dalam tubuh spesimen hewan betina. Artinya, sperma tersebut pasti telah dibuahi sesaat sebelum terperangkap dalam resin pohon.

Yang membuat penemuan ini lebih istimewa adalah ukuran sperma dapat dikatakan "raksasa" karena berukuran panjang hingga 4,6 kali tubuh penjantan.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
6 hari lalu

Serangan Udara Hantam Biara di Myanmar, 14 Lansia sedang Meditasi Tewas

9 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

1 bulan lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

1 bulan lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal