Penembakan Brutal di Texas Tewaskan 5 Orang, Trump Kerahkan FBI dan Kejaksaan

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Pence menambahkan, Trump telah mengerahkan segenap kekuatan pemerintah pusat dalam merespons penembakan. Biro Penyelidikan Federal (FBI) membantu penegakan hukum di Texas mengungkap kasus ini.

Sementara itu Gubernur Texas Greg Abbott mengecam serangan yang disebutnya tidak masuk akal dan pengecut ini.

"Negara Bagian Texas dan Departemen Keamanan Publik bekerja erat dengan penegak hukum setempat untuk mengerahkan sumber daya yang diperlukan dan menegakkan keadilan terkait serangan keji ini," kata Abbott, dalam sebuah pernyataan.

Pelaku penembakan, pria kulit putih berusia 30 tahunan, tewas dalam baku tembak dengan polisi di bioskop Kota Odessa, sehingga motif penyerangan belum bisa diketahui.

Insiden terbaru ini menambah deretan penembakan massal di AS. Sebelumnya, pada awal Agustus, kejadian serupa terjadi di Walmart di El Paso. Para korban merupakan warga pendatang Hispanik.

Pelaku merupakan pembela supremasi kulit putih bernama Patrick Crusius (21). Pria warga Texas itu mengaku mengincar para pendatang dari Meksiko.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
32 menit lalu

Kunjungan Netanyahu ke AS Berantakan, Pertemuan dengan Elon Musk Batal

52 menit lalu

Trump Tawarkan 2 Pilihan untuk Iran: Hancur atau Jadi Negara Hebat

1 jam lalu

Megah! Trump Jemput Langsung Presiden China Xi Jinping di Bandara, Disambut Pesawat Bomber

2 jam lalu

Utusan Trump Diam-Diam Bertemu Pejabat Iran di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal