Penembakan di Australia, Israel Anggap Diaspora Yahudi Tak Lagi Aman di Negara Barat

Anton Suhartono
Penembakan di Australia pada 14 Desember menjadi sinyal bahaya bagi keselamatan diaspora Yahudi di negara Barat (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Penembakan menargetkan komunitas Yahudi saat perayaan Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada 14 Desember lalu menjadi sinyal bahaya bagi keselamatan diaspora Yahudi di negara-negara Barat. 

Pemerintah Israel menilai tragedi tersebut sebagai bukti bahwa umat Yahudi tak lagi sepenuhnya aman hidup di Barat.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar menyebut insiden yang menewaskan 15 orang itu mencerminkan meningkatnya ancaman anti-Semitisme secara global, terutama sejak pecahnya perang di Gaza. 

Menurut dia, serangan tersebut bukan peristiwa tunggal, melainkan bagian dari tren yang semakin mengkhawatirkan.

“Orang Yahudi berhak hidup aman di mana pun. Namun apa yang terjadi menunjukkan bahwa keamanan itu semakin rapuh. Kami memahami situasi ini berdasarkan pengalaman sejarah kami,” ujar Saar, dikutip dari AFP, Senin (22/12/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

12 jam lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

21 jam lalu

Netanyahu Diam-Diam Masuki Gaza, Bersumpah Tak Akan Tarik Pasukan Israel

2 hari lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal