“Belum ada motif (pelaku) yang kami ketahui saat ini. Nanti akan diselidiki,” kata Sawyer, dikutip Reuters, Jumat (13/8/2021).
“Kami tidak sedang mempertimbangkan (kasus ini terkait dengan) terorisme atau hubungan dengan kelompok sayap kanan, atau kelompok lain semacam itu,” katanya.