Penembakan Sekolah Thailand, Pelaku Suka Main Game Kekerasan Pelajari Serangan Serupa di AS

Anton Suhartono
Polisi Thailand mengungkap fakta baru terkait penembakan di Sekolah Debsirin Nonthaburi yang menewaskan 9 orang (Foto: AP)

Selain Naphat, delapan korban lainnya terdiri atas kakek dan nenek pelaku, dua guru, tiga staf sekolah, serta seorang siswa kelas 7.

Kepolisian Nasional Thailand telah mengambil alih penyelidikan kasus tersebut. Polisi meyakini pelaku lebih dulu membunuh kakek dan neneknya di rumah mereka di Provinsi Nonthaburi sebelum berangkat ke sekolah pada Jumat pagi.

Jenazah kedua korban ditemukan ketika petugas bersama tim forensik memasuki rumah tersebut. Wattana Yichin, Komandan Kepolisian Provinsi Wilayah 1, mengatakan pintu depan rumah ditemukan dalam kondisi terkunci dari luar.

Penyelidik menduga remaja tersebut meninggalkan rumah setelah menembak kakek dan neneknya, kemudian melanjutkan aksinya di sekolah.

Polisi hingga kini masih merahasiakan identitas pelaku karena usianya yang masih di bawah umur. Pemeriksaan terhadap perangkat elektroniknya menjadi salah satu bagian penting dalam penyelidikan untuk mengetahui aktivitas dan kemungkinan persiapan sebelum serangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kemenag Terbitkan Aturan Batasi Penggunaan HP di Sekolah, di Rumah Maksimal 2 Jam

9 hari lalu

Momen Raja dan Ratu Thailand Jadi Pilot-Kopilot, Terbangkan Pesawat ke Vietnam

10 hari lalu

SMPN 16 Medan Rampung Direnovasi gegara Langganan Banjir, Mendikdasmen: Tak Perlu PJJ Lagi

15 hari lalu

Agate dan Red Dunes Games Rilis Port of Jumanah, Game Kolaborasi Indonesia–UEA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal