Penembakan Sekolah Thailand, Pelaku Suka Main Game Kekerasan Pelajari Serangan Serupa di AS

Anton Suhartono
Polisi Thailand mengungkap fakta baru terkait penembakan di Sekolah Debsirin Nonthaburi yang menewaskan 9 orang (Foto: AP)

Paman pelaku mengatakan remaja tersebut telah tinggal bersama kakek dan neneknya sejak kecil. Menurutnya, sang keponakan menghabiskan banyak waktu bermain game dan dikenal sebagai anak yang cenderung tertutup.

Meski demikian, sang paman mengaku tidak melihat adanya perselisihan maupun tanda-tanda tekanan mental yang mencolok sebelum penembakan terjadi.

Polisi menegaskan belum dapat menyimpulkan penyebab aksi tersebut. Riwayat bermain game kekerasan dan pencarian informasi mengenai penembakan di AS masih diperiksa sebagai bagian dari keseluruhan penyelidikan, bukan sebagai bukti bahwa aktivitas tersebut menjadi penyebab langsung terjadinya serangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kemenag Terbitkan Aturan Batasi Penggunaan HP di Sekolah, di Rumah Maksimal 2 Jam

9 hari lalu

Momen Raja dan Ratu Thailand Jadi Pilot-Kopilot, Terbangkan Pesawat ke Vietnam

10 hari lalu

SMPN 16 Medan Rampung Direnovasi gegara Langganan Banjir, Mendikdasmen: Tak Perlu PJJ Lagi

15 hari lalu

Agate dan Red Dunes Games Rilis Port of Jumanah, Game Kolaborasi Indonesia–UEA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal