Penemuan Ratusan Mayat Bayi di Panti Gereja, Penyelidikan Masuki Tahap Akhir

Djairan
Ilustrasi penemuan jasad bayi. (Foto: Okezone)

Mantan Perdana Menteri Irlandia, Enda Kenny, menggambarkan situs pemakaman bayi-bayi itu sebagai “kamar mengerikan”. Menurut Reuters, kasus tersebut merusak reputasi Gereja Katolik di Irlandia, yang sebelumnya juga telah dikaitkan dengan serangkaian skandal pendeta pedofil, pelecehan, adopsi paksa bayi di luar nikah dan masalah menyakitkan lainnya.

Paus Fransiskus telah memohon pengampunan atas kasus itu dalam kunjungan ke Irlandia pada 2018. Gereja Katolik diketahui menjalankan banyak peran sosial di Irlandia pada abad ke-20. Dijalankan oleh para biarawati, panti-panti sosial di negara itu menerima bantuan dana dari pemerintah sebagai agen adopsi.

Skandal Rumah Ibu dan Anak Bon Secours mengingatkan publik kembali akan penderitaan yang dialami perempuan dan anak-anak Irlandia di masa lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
All Sport
6 hari lalu

Terungkap! Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing Pelatnas Terjadi Sejak 2021, dari Masturbasi hingga Pemerkosaan

Soccer
20 hari lalu

Bintang PSG Achraf Hakimi Akan Diadili atas Dugaan Pemerkosaan di Prancis

Seleb
21 hari lalu

Dituduh Memerkosa, Rendy Bramantyo Laporkan Balik Cinta Ruhama ke Polda Metro Jaya

Seleb
21 hari lalu

Timo Tjahjanto Murka ke Erzalul Octa Azis: Pedofil, Penjarakan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal