Pengadilan Belanda Larang Ekspor Suku Cadang F-35 ke Israel, Pemerintah Banding ke MA

Anton Suhartono
Pemerintah Belanda akan banding ke Mahkamah Agung terkait putusan pengadilan yang memerintahkan penghentian ekspor suku cadang jet tempur F-35 ke Israel (Foto: Reuters)

AMSTERDAM, iNews.id - Pemerintah Belanda akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung (MA) terkait putusan pengadilan yang memerintahkan penghentian ekspor suku cadang jet tempur F-35 ke Israel. Ekspor suku cadang F-35 dinilai sangat penting bagi Israel guna melindungi negara itu dari ancaman di kawasan, seperti dari Iran, Yaman, Suriah, dan Lebanon.

Sebelumnya pengadilan banding yang lebih rendah memerintahkan pemerintah untuk menghentikan ekspor suku cadang F-35 ke Israel. Alasannya, suku cadang itu bisa digunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum internasional terkait serangan ke Jalur Gaza, Palestina.

“Tidak dapat disangkal bahwa ada risiko yang nyata bahwa suku cadang F-35 yang diekspor digunakan untuk melakukan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional,” bunyi pernyataan pengadilan banding, dikutip dari Reuters, Senin (12/2/2024).

Pemerintah Belanda harus mematuhi perintah tersebut dalam waktu 7 hari serta menolak permintaan penangguhan yang diajukan pengacara terkait pengajuan proses banding ke Mahkamah Agung.

Gugatan terhadap pemerintah Belanda diajukan beberapa kelompok hak asasi manusia (HAM), termasuk Oxfam, pada Desember lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Tutup Selat Hormuz kecuali untuk Kapal AS, Israel dan Sekutunya

Internasional
1 hari lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Internasional
2 hari lalu

Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel

Buletin
2 hari lalu

Iran Luncurkan Rudal Penghancur 1 Ton ke Wilayah Israel dan Pangkalan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal