Pengakuan Kontroversial 3 Pemuda Turki Tinggalkan Islam dan Jadi Ateis

Nathania Riris Michico
Ilustrasi para perempuan Turki yang mengenakan hijab. (Foto: National Geographic)

Saya punya hak untuk hidup bebas seperti burung.

Kepala Direktorat Urusan Keagamaan Turki, Ali Erbas, menepis penyebaran paham deisme atau ateisme di antara kaum muda konservatif di negara tersebut.

"Tidak ada warga negara kami yang mau menganut konsep yang sedemikian janggal dan hampa itu," ujarnya.

Profesor teologi, Hidayet Aybar, juga berkeras tidak ada pergeseran menuju deisme.

"Deisme menolak nilai-nilai Islam. Paham itu menolak Quran dan menolak nabi-nabi. Paham itu juga menolak surga dan neraka, malaikat, dan reinkarnasi. Itu semua adalah pilar-pilar Islam. Deisme hanya menerima keberadaan Tuhan," kata Aybar.

Menurut filosfi deisme, Tuhan menciptakan alam semesta dan semua makhluk di dalamnya, tapi tidak mencampuri ciptaannya dan tidak menerapkan aturan atau prinsip.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

Internasional
9 hari lalu

Pesan Idul Adha, Erdogan Sebut Netanyahu Tiran

Nasional
15 hari lalu

Momen 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Tiba di Turki usai Bebas dari Israel

Internasional
15 hari lalu

Bebas dari Israel, 422 Aktivis Global Sumud Flotilla Diterbangkan ke Turki

Internasional
17 hari lalu

Terungkap! Netanyahu Saksikan Langsung Pasukan Israel Tangkapi Aktivis Global Sumud Flotilla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal