Pengakuan Kontroversial 3 Pemuda Turki Tinggalkan Islam dan Jadi Ateis

Nathania Riris Michico
Ilustrasi para perempuan Turki yang mengenakan hijab. (Foto: National Geographic)

"Saya bisa memastikan kepada Anda tidak ada tendensi menuju deisme di antara kaum muda konservatif kami," tegasnya.

3. Pengakuan Omer, pengangguran

Saya pernah menjadi pegawai negeri. Setelah upaya kudeta pada 2016, saya dipecat. Saya dulunya pemuda yang relijius, konservatif, yang sangat mendukung partai berkuasa serta kebijakannya.

Saat saya dipecat, saya mulai mempertanyakan Tuhan, saya menjadi terasing. Saya tidak menyebut diri saya sebagai penganut deisme. Saya berharap dapat membangun kembali hubungan saya dengan Islam, tapi tidak tahu apakah itu mungkin atau tidak.

Asosiasi ateisme Turki menilai pandangan Aybar salah. Menurut asosiasi itu, ateisme sedang tren dan bahkan imam yang ateis pun ada.

"Di sini ada acara televisi yang berdebat apa yang seharusnya dilakukan terhadap ateis. Beberapa berpendapat mereka harus dibunuh, harus dicincang kecil-kecil," kata juru bicara asosiasi ateis, Saner Atik.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
15 hari lalu

Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Internasional
17 hari lalu

Dihujani Rudal, Negara-Negara Arab Kirim Peringatan Terakhir untuk Iran

Internasional
17 hari lalu

Turki: Israel Tak Ingin Ada Perdamaian

Internasional
18 hari lalu

Turki: Israel Bujuk AS agar Tolak Gencatan Senjata dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal