Pengawas PBB: Program Nuklir Korut Masih Berlanjut, Perkaya Produksi Uranium

Arif Budiwinarto
Fasilitas pengolahan bahan radioaktif untuk senjata nuklir milik Korea Utara di Yongbyon. (foto: Reuters)

"Hampir bisa dipastikan bahwa tidak ada aktivitas pemrosesan ulang yang terjadi dan bahwa plutonium yang diproduksi di reaktor 5MW (e) selama siklus operasional terbaru belum dipisahkan," menurut laporan IAEA, menambahkan bahwa konstruksi tampaknya terus berlanjut di reaktor air ringan di Yongbyon.

IAEA meyakini Korut memindahkan aktivitas pengembangan senjata nuklir ke luar Pyongyang yang dikenal sebagai Kangson. Di fasilitas ini, terdeteksi pergerakan kendaraan dan pengoperasian unit pendingan.

"Pembangunan kompleks ini di Kangson terjadi sebelum pembangunan fasilitas pengayaan sentrifugal yang dilaporkan di Yongbyon, yang memiliki beberapa karakteristik yang sama," kata IAEA.

"Jika kompleks Kangson adalah fasilitas pengayaan sentrifugal, ini akan konsisten dengan kronologi perkembangan program pengayaan uranium yang dilaporkan oleh DPRK," kata badan itu, menggunakan nama resmi Korut, Republik Rakyat Demokratik Korea.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal