Penggerebekan Jurnalis oleh Intel, Media China: Australia Munafik Bicara Soal Kebebasan Pers!

Ahmad Islamy Jamil
Arif Budiwinarto
Ketenganan Australia dan China meningkat setelah muncul dugaan intimidasi pada jurnalis dua negara. (foto: Getty Images)

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China merespons tuduhan melakukan intimidasi pada jurnalis Australia. Beijing menyebut, pemerintah Australia pernah melakukan upaya merampas kebebasan pers serta pembungkaman beberapa jurnalisnya.

Pemerintah Australia baru saja memulangkan dua jurnalisnya yang bertugas di China, Senin (7/9/2020). Kedua Kedua wartawan itu adalah Bill Birtles dari Australian Broadcasting Corporation (ABC), dan; Michael Smith, koresponden Australian Financial Review (AFR).

Penarikan mereka dari China terjadi tak lama setelah otoritas negeri tirai bambu menahan seorang jurnalis terkenal asal Australia yang bekerja untuk jaringan TV CGTN, media milik Pemerintah China.

Insiden itu terjadi di tengah memburuknya hubungan diplomatik antara kedua negara, serta menyusul penahanan seorang warga Australia yang bekerja sebagai pembawa berita bisnis untuk CGTN, Cheng Lei, bulan lalu. Otoritas Tiongkok sampai hari ini tidak mengungkapkan alasan penahanan Chen.

Media pemerintah China merespons langkah Australia dengan menyebutnya sebagai bentuk kemunafikan. Xinhua menulis laporan yang mengungkap agen intelijen Australia melakukan penggerebekan rumah beberapa jurnalis China di negeri Kanguru pada 26 Juni lalu.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran

57 tahun lalu

Polisi Tangkap WN China di Bandara Soetta, Buronan Most Wanted Kasus Online Scam

57 tahun lalu

Mengejutkan! Turis Malaysia yang Viral Hina Warga China Bau Ternyata Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal