Pengiriman Jutaan Selebaran Propaganda Korut ke Korsel Bisa Picu Bentrokan Militer

Anton Suhartono
Pengiriman 12 juta selebaran propaganda Korut ke Korsel bisa picu bentrokan militer (Foto: KCNA via AP)

Selain menyebar selebaran propaganda, Pemerintah Korut juga akan membatalkan kesepakatan yang diteken pemimpin kedua negara pada 2018 untuk meredakan ketegangan di perbatasan.

Juru Bicara Kementerian Unifikasi Korsel Yoh Sangkey, dikutip dari Associated Press, Selasa (22/6/2020), mengatakan Korut harus menangguhkan rencananya karena sama sekali tidak membantu untuk mengurangi ketegangan hubungan antar-Korea.

Menteri Pertahanan Korsel Jeong Kyeong Doo mengatakan, jajarannya siap merespons uapaya Korut bergantung pada jenis peralatan yang akan digunakan untuk mengirim selebaran.

Pada 2018, Presiden Moon Jae In dan pemimpin Kim Jong Un sepakat menghentikan permusuhan satu sama lain di sepanjang perbatasan, termasuk perang psikologis seperti pengiriman selebaran propaganda maupun dalam bentuk siaran.

Namun perjanjian itu tidak secara jelas menyebutkan apakah berlaku juga bagi warg sipil. Para aktivis Korsel memanfaatkan celah itu dengan menerbangkan balon besar yang membawa selebaran-selebaran propabanda beriisi program nuklir Korut serta catatan pelanggaran HAM.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Dituduh Memberontak, Mantan PM Korsel Han Duck Soo Divonis 23 Tahun Penjara

Internasional
19 jam lalu

Ngeri! Korea Utara Bisa Produksi 20 Senjata Nuklir Setiap Tahun

Internasional
1 hari lalu

Kim Jong Un Murka, Pecat Wakil Perdana Menteri Korut saat Resmikan Pabrik

Destinasi
5 hari lalu

Universitas di Korea Perketat Aturan, Pelaku Kekerasan Ditolak Masuk Perguruan Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal