Bank of Israel sebelumnya memperingatkan bahwa persoalan perekrutan pria Haredi bukan hanya masalah militer, tetapi juga memiliki dampak ekonomi besar. Bank sentral itu memperkirakan satu bulan tugas seorang prajurit cadangan berusia sekitar 30 tahun menimbulkan biaya ekonomi sekitar 38.000 shekel. Perluasan perekrutan Haredi dinilai dapat mengurangi beban ekonomi akibat tingginya ketergantungan terhadap pasukan cadangan.
Perselisihan tersebut bahkan sebelumnya ikut mengguncang pemerintahan Netanyahu. Partai-partai ultra-Ortodoks menjadi komponen penting koalisi pemerintah, sementara isu pengecualian wajib militer berulang kali memicu konflik politik.
Perang Panjang Mulai Menggerogoti dari Dalam
Laporan CIA yang diberitakan tersebut juga menyoroti dampak perang berkepanjangan di Gaza, Lebanon, dan Iran.
Para tentara Israel yang menjalani penugasan berulang menghadapi tekanan berat setelah berada dalam konflik dalam waktu panjang. Menurut laporan tersebut, sebagian tentara yang kembali dari medan perang mengalami trauma psikologis serius.
Tekanan tersebut bertemu dengan persoalan sosial dan politik yang sudah ada sebelumnya. Akibatnya, perang tidak hanya menjadi persoalan keamanan eksternal, tetapi juga memperdalam perpecahan di dalam masyarakat Israel.