Penilaian CIA Ungkap Israel Mungkin Bakal Runtuh, kok Bisa?

Anton Suhartono
Israel disebut menghadapi risiko keruntuhan negara hingga perang saudara akibat konflik internal (Foto: Reuters)

Salah satu faktor utama yang disoroti adalah perpecahan politik yang semakin tajam, terutama menjelang pemilu Israel pada 27 Oktober 2026.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan koalisinya menghadapi pertarungan politik yang sangat terfragmentasi. Reuters melaporkan Netanyahu berupaya menyatukan faksi-faksi sayap kanan menjelang pemilu, sementara dukungan terhadap pemerintah menghadapi tekanan akibat ketidakpuasan publik atas perang dan persoalan keamanan.

Situasi tersebut diperburuk oleh perselisihan mengenai kebijakan wajib militer bagi kelompok Yahudi ultra-Ortodoks atau Haredi.

Krisis Wajib Militer Jadi Bom Waktu

Persoalan wajib militer menjadi salah satu titik paling sensitif dalam masyarakat Israel.

Militer Israel sangat bergantung pada pasukan cadangan setelah perang berkepanjangan di Gaza dan konflik dengan kelompok-kelompok bersenjata di kawasan. Di sisi lain, pengecualian atau perlakuan khusus bagi sebagian besar pria ultra-Ortodoks memicu kemarahan kelompok masyarakat yang merasa beban perang tidak dibagi secara adil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
37 menit lalu

Pasukan Israel Hancurkan Tugu Para Syuhada Palestina, Serbu Kota Nablus

3 jam lalu

Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel, Iran Genjot Produksi Senjata 2,5 Kali Lipat!

20 jam lalu

Israel Siaga Tinggi Jelang Peringatan 3 Tahun Serangan Hamas

23 jam lalu

Begini Skenario Profesor Matematika Israel Bantai dan Usir Ribuan Orang Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal