Melansir BBC, Selasa (6/4/2021), Kepolisian Kota Owerri menuduh kelompok separatis Masyarakat Pribumi Biafra sebagai pelaku serangan. Namun, kelompok itu membantah tuduhan terlibat.
Seorang juru bicara Masyarakat Pribumi Biafra mengatakan tuduhan di balik serangan tersebut tidak benar.
Diketahui, Kota Owerri di Negara Bagian Imo telah lama menjadi tempat kelompok separatis. Hal itu diperparah dengan ketegangan hubungan antara pemerintah pusat dan penduduk asli setempat.
Sebelumnya dilaporkan, sejak Januari 2021 beberapa kantor polisi di Nigeria diserang dan sejumlah besar amunisi dicuri. Hingga kini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.