Penjara Tampung Tawanan Perang Dibom Tewaskan 40 Orang, Ukraina Balik Tuduh Rusia

Anton Suhartono
Ukraina menuduh balik Rusia terkait pengeboman penjara tawanan perang yang menewaskan 40 orang (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Militer Ukraina membantah serangan terhadap penjara di Yelenovka, Donetsk, tempat menampung tawanan perang. Serangan itu menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai lebih dari 100 orang.

Yelenovka merupakan daerah di Donetsk, Ukraina, yang sudah dikuasai pasukan Rusia dan kelompok Republik Rakyat Donetsk (DPR).

Fasilitas tersebut menampung para tawanan perang asal Ukraina, termasuk tentara dan pejuang yang dikepung di pabrik baja Azovstal, Kota Mariupol.

Ukraina justru menuduh balik pasukan Rusia yang membombardir gedung tersebut.

"Angkatan bersenjata Federasi Rusia melakukan serangan artileri yang ditargetkan terhadap lembaga pemasyarakatan di permukiman Yelenovka, tempat tawanan Ukraina juga ditahan," bunyi pernyataan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, dikutip dari Reuters, Jumat (29/8/2022).

"Dengan cara ini, penjajah Rusia mencapai tujuan jahat mereka, menuduh Ukraina melakukan 'kejahatan perang' serta menutupi penyiksaan dan eksekusi terhadap tahanan."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal