Pentagon Sebut Korut Ancaman Luar Biasa di Wilayah Indo-Pasifik

Arif Budiwinarto
Presiden Korea Utara, Kim Jong-un

Pascapenghancuran kantor penghubung, Korea Selatan menggandeng Amerika Serikat untuk memantau pergerakan militer Korea Utara di dekat perbatasan.

Mengenai kehadiran militer AS di Korsel serta kemungkinan memulai kembali latihan militer yang sempat ditangguhkan untuk mendorong pembicaraan denuklirisasi dengan Korut, Helvey tak mau jauh berkomentar.

"Saya tidak ingin mendahului keputusan apa pun yang akan dibuat. Tetapi, ini adalah salah satu hal yang terus kami bicarakan dengan sekutu kami Korea Selatan."

"Dan sejujurnya, itu adalah sesuatu yang membantu menjaga kepentingan kami dan menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai

57 tahun lalu

Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh

57 tahun lalu

Iran Ingatkan AS Patuhi Perjanjian Damai: Jika Ingin Perang, Kami Siap

57 tahun lalu

Israel Ingin Bunuh Mojtaba Khamenei, Iran: Kami Balas, Segera!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal