Pentagon Sebut Korut Ancaman Luar Biasa di Wilayah Indo-Pasifik

Arif Budiwinarto
Presiden Korea Utara, Kim Jong-un

Pascapenghancuran kantor penghubung, Korea Selatan menggandeng Amerika Serikat untuk memantau pergerakan militer Korea Utara di dekat perbatasan.

Mengenai kehadiran militer AS di Korsel serta kemungkinan memulai kembali latihan militer yang sempat ditangguhkan untuk mendorong pembicaraan denuklirisasi dengan Korut, Helvey tak mau jauh berkomentar.

"Saya tidak ingin mendahului keputusan apa pun yang akan dibuat. Tetapi, ini adalah salah satu hal yang terus kami bicarakan dengan sekutu kami Korea Selatan."

"Dan sejujurnya, itu adalah sesuatu yang membantu menjaga kepentingan kami dan menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
5 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
9 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Internasional
14 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal