Penumpang Perempuan Qatar Airways Dipaksa Telanjang, Petugas Bandara Terancam Dihukum

Anton Suhartono
Qatar menyerahkan para petugas bandara Doha yang bertanggung jawab atas pemeriksaan ginekologi terhadap belasan penumpang perempuan pada 2 Oktober lalu (Foto: AFP)

DOHA, iNews.id - Pemerintah Qatar akan menuntut pihak-pihak bertanggung jawab atas pemeriksaan bagian dalam terhadap para perempuan di 10 penerbangan bandara Doha pada awal Oktober lalu.

Petugas bandara melakukan pemeriksaan ginekologi invasif terhadap belasan penumpang perempuan pada 2 Oktober berasal dari luar negeri.

"Mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran dan tindakan ilegal ini telah diserahkan ke Kantor Kejaksaan," demikian pernyataan Kantor Komunikasi Pemerintah, dikutip dari AFP, Jumat (30/10/2020).

Para perempuan itu menjadi target pemeriksaan setelah petugas menemukan bayi yang baru lahir ditinggalkan di toilet bandara.

Pihak berwenang berupaya mencari ibu dari bayi tersebut dengan melakukan pemeriksaan kandungan.

Perdana menteri dan menteri dalam negeri Qatar menyampaikan permintaan maaf mendalam atas apa yang dialami para penumpang perempuan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Penumpang Commuter Line Tembus 400 Juta Orang Sepanjang 2025, Jabodetabek Tertinggi

Nasional
11 hari lalu

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Sudah Dibuka, Cek Jadwal dan Tanggal Keberangkatan

Megapolitan
18 hari lalu

Penumpang Transjakarta-MRT Tembus 461 Juta Orang Sepanjang 2025, Meningkat 16,65 Persen

Megapolitan
22 hari lalu

2 Pria Masturbasi di Transjakarta Ditetapkan Tersangka Kasus Asusila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal