Penumpang Perempuan Qatar Airways Dipaksa Telanjang, Petugas Bandara Terancam Dihukum

Anton Suhartono
Qatar menyerahkan para petugas bandara Doha yang bertanggung jawab atas pemeriksaan ginekologi terhadap belasan penumpang perempuan pada 2 Oktober lalu (Foto: AFP)

Perdana menteri dan menteri dalam negeri Qatar menyampaikan permintaan maaf mendalam atas apa yang dialami para penumpang perempuan tersebut.

Selandia Baru menyatakan salah satu warganya termasuk di antara para korban yang menjalani pemeriksaan invasif. Pemerintah Negeri Kiwi menyebut tindakan itu sama sekali tidak dapat diterima.

Insiden tersebut terjadi pada awal Oktober namun baru terungkap pekan ini setelah seorang penumpang asal Australia buka suara.

Sejak itu Australia melaporkan ada 13 warganya menjalani pemeriksaan. Inggris juga mengungkap ada dua warganya menjadi korban, demikian pula dengan seorang perempuan Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

RSCM Lakukan Bedah Ginekologi Jarak Jauh Pertama di Indonesia, Begini Cara Kerjanya

6 hari lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang Terdampak Berhak Refund Tiket 100 Persen

8 hari lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

10 hari lalu

Tarif LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Cuma Rp8 selama Sosialiasi, Pergub Segera Diterbitkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal