Penyebab Demo Rusuh Prancis, Efisiensi Anggaran Pemerintah hingga Naikkan Pajak

Anton Suhartono
Lebih dari 200.000 orang turun ke jalan di penjuru negara itu menentang rencana efisiensi anggaran (Foto: AP)

PARIS, iNews.id - Prancis diguncang demonstrasi besar-besaran, Rabu (10/9/2025). Lebih dari 200.000 orang turun ke jalan di penjuru negara itu menentang rencana efisiensi anggaran oleh pemerintah. 

Perdana Menteri Francois Bayrou yang digulingkan pada Selasa (9/9/2025) melalui mosi tidak percaya, pada Juli lalu mengumumkan rencana untuk mengurangi defisit Prancis lebih dari 43 miliar euro pada 2026 atau menjadi 4,6 persen dari PDB saat ini, 5,4 persen.

Selain itu Bayrou juga akan menaikkan pajak untuk orang kaya Prancis pada 2026. 

Kebijakan kontroversialnya adalah membatalkan rencana untuk menaikkan dana pensiun serta tunjangan sosial agar sesuai dengan inflasi. 

Pemerintahannya juga berencana memangkas  belanja kesehatan sebesar 5 miliar euro dan belanja pemerintah daerah sebeaar 5,3 miliar euro pada tahun yang sama.

Sementara itu Kementerian Pertahanan akan mendapat tambahan anggaran 3,5 miliar euro.

Kebijakan-kebijakan Bayrou itu memicu amarah warga hingga puncaknya pada Rabu kemarin. Demonstran memblokir jalan dan menutup sarana transportasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Nasional
7 hari lalu

Prabowo di Hadapan Pebisnis AS: 3 Bulan Pertama, Pemerintahan Saya Hemat Rp303 Triliun

Internasional
20 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
1 bulan lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal