Perang AS-Iran Merembet ke Energi, Teheran Ancam Lumpuhkan Fasilitas Minyak AS

Perang antara AS dan Iran semakin merembet ke sektor energi (Foto: AP)

LTEHERAN, iNews.id - Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin merembet ke sektor energi. Teheran memperingatkan seluruh aset energi AS di kawasan Teluk dan sekitar Selat Hormuz berada dalam jangkauan serangan militernya.

Peringatan itu disampaikan setelah militer AS menyerang tiga kapal tanker Iran. Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan, fasilitas minyak dan gas AS dapat menjadi sasaran serangan balasan jika Washington terus menyerang infrastruktur energi Iran.

"Sederhana saja: rantai produksi minyak dan gas di sini sangat luas, mudah dijangkau, dan rentan. Perusahaan minyak dan gas Amerika yang beroperasi di perairan dan fasilitas ini juga menghadapi risiko yang sama," ujar Ghalibaf dalam pernyataan di media sosial X, dikutip Selasa (8/9/2026).

"Serang aset kami, maka Anda akan diserang balik. Kami sudah membuktikannya," katanya, mengancam.

Ancaman tersebut menunjukkan konflik AS-Iran berpotensi memasuki babak baru. Perseteruan yang sebelumnya melibatkan serangan terhadap fasilitas dan kapal kini dapat meluas menjadi perang terhadap infrastruktur energi kedua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Produksi Shale Oil AS Digenjot, OPEC Tak Ambil Pusing

9 tahun lalu

ECB Tahan Suku Bunga, Dollar Makin Perkasa

9 tahun lalu

Data Pertumbuhan Ekonomi Positif, Dollar Makin Menguat

9 tahun lalu

Gelar Konferensi Bahas Nuklir Korut, Vatikan Tepis Ingin Tengahi Konflik Korut-AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal