LONDON, iNews.id - Pemerintah Inggris merespons ancaman serius dari Iran yang akan menyerang pangkalan militernya jika digunakan oleh Amerika Serikat (AS) untuk menggempur wilayahnya. Perdana Menteri Inggris Andy Burnham telah memberikan restu kepada AS untuk menggunakan pangkalan-pangkalan militernya untuk operasi terhadap Iran.
Meski demikian, Inggris menolak untuk terlibat langsung dalam serangan terhadap Iran.
Pemerintah menegaskan, militernya siap siaga 24 jam penuh untuk mempertahankan diri, setelah Iran menyatakan pangkalan-pangkalan Inggris yang digunakan militer AS merupakan target yang sah.
Seorang huru bicara pemerintah Inggris mengatakan, angkatan bersenjata siap menjaga Inggris Raya dari segala jenis serangan, baik di dalam.wilayah maupun yang berada di luar negeri.
"Ini termasuk melalui pengoperasian pendekatan berlapis untuk pertahanan udara dan rudal, yang disediakan oleh aset Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara Kerajaan Inggris, yang dilengkapi dengan berbagai kemampuan canggih, bekerja sama erat dengan sekutu NATO," katanya.