Perang Lawan Iran Sebulan, AS Butuh Waktu Bertahun-tahun Isi Ulang Persenjataan 

Anton Suhartono
Amerika Serikat membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan kembali persediaan senjata, terutama rudal, setelah perang melawan Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan kembali persediaan senjata setelah perang melawan Iran. Perang Israel-AS melawan Iran berlangsung sejak 28 Februari dan berhenti pada 7 April 2026 melalui gencatan senjata selama 2 minggu.

"Akan membutuhkan waktu selama itu untuk mendapatkan amunisi tersebut kembali, mengisi persediaan," kata Direktur Badan Pertahanan Rudal, Departemen Pertahanan AS (Pentagon) Letjen Heath Collins, dalam rapat dengan Komite Angkatan Bersenjata DPR AS.

Dia menjelaskan, jalur produksi senjata AS akan diaktifkan kembali untuk segera mengisi persediaan. Seperti diketahui AS telah menembakkan ratusan rudal Tomahawk serta sistem pertahanan Patriot dan THAAD.

Belum lagi, belasan drone, jet tempur, pesawat tanker, pesawat angkut militer, pesawat mata-mata, jet tempur yang hancur.

"Semua senjata tersebut memiliki jalur produksi aktif, jadi setiap hari kami memproduksi senjata untuk mengisi kembali persediaan tersebut, tapi akan membutuhkan waktu beberapa tahun untuk memulihkannya kembali," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 menit lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Panggil Presiden Pezeshkian, Bahas Perang Lawan AS

38 menit lalu

Iran Beri 6 Syarat kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Ini Daftarnya

44 menit lalu

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

1 jam lalu

Pertama Kali, Media Iran Rilis Video Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal