Perang Mulut Presiden Turki-PM Israel Buntut dari Status Yerusalem

Anton Suhartono
PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) perang mulut dengan Presiden Turki sebagai buntut dari pengakuan sepihak AS atas Yerusalem (Foto: Reuters)

Laporan dari organisasi hak asasi manusia (HAM) Defense for Children International (DCI) mengungkap, pasukan Israel membunuh 32 anak-anak Palestina pada 2016 saat penyerangan dan konfrontasi. Angka itu merupakan jumlah terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak perang Arab-Israel nasib warga Palestina semakin tidak menentu. Wilayah otoritas Palestina semakin berkurang dari waktu ke waktu sebagai imbas pembangunan permukiman warga Yahudi.

Menurut data PBB, sebanyak 450.000 warga Palestina kini terpaksa bermukim di Lebanon, mereka tersebar di 12 kamp pengungsi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal