Perang Sudan Paksa 450.000 Anak Tinggalkan Rumah

Antara
Konflik militer di Sudan menyebabkan ratusan ribu anak terpaksa meninggalkan rumah mereka. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id – Sedikitnya 450.000 anak di Sudan terpaksa meninggalkan rumah mereka karena pertempuran yang sedang berlangsung di negara mereka. Hal itu disampaikan oleh Badan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), akhir pekan ini.

Konflik berminggu-minggu antara tentara Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) telah membuat 82.000 anak melarikan diri ke negara-negara tetangga. Sementara sekitar 368.000 anak lainnya mengungsi di dalam negeri.

“Konflik brutal di Sudan telah menimbulkan korban anak-anak di negara itu. Ribuan anak mengalami peristiwa yang sangat traumatis atau terusir dari rumah mereka untuk mencari keamanan,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell.

Menurut Badan Pengungsi PBB (UNHCR), lebih dari 164.000 warga Sudan mencari perlindungan di Republik Afrika Tengah, Chad, Mesir, Ethiopia, Libya, dan Sudan Selatan, sejak aksi kekerasan meletus pada 15 April 2023. UNICEF juga memperingatkan bahwa musim hujan dapat meningkatkan risiko penyakit.

Pada Kamis malam (11/5/2023), pihak-pihak yang bertikai di Sudan menandatangani komitmen untuk mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan.

Sejak 15 April lalu, lebih dari 550 korban tewas dan ribuan lainnya luka-luka dalam konflik militer Sudan. Pertempuran itu melibatkan dua jenderal yang bersaing, yaitu panglima militer Abdel Fattah al-Burhan dan komandan RSF Mohammed Hamdan "Hemedti" Dagalo.

Konflik itu dipicu ketidaksepakatan yang muncul dalam beberapa bulan terakhir di antara kedua pihak tentang integrasi RSF ke angkatan bersenjata. Masalah integrasi itu menjadi syarat utama dari perjanjian transisi Sudan dengan kelompok-kelompok politik.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

China Tutup Langit 40 Hari hingga Mei 2026, Alasannya Mengejutkan!

Nasional
10 jam lalu

Pemerintah Terima Temuan Awal PBB soal 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Desak Usut Tuntas

Internasional
16 jam lalu

PBB Endus Niat Israel Caplok Lebanon Selatan: Mengkhawatirkan!

Internasional
19 jam lalu

PBB Sebut Serangan Israel ke Lebanon Mengerikan, Ratusan Orang Tewas Sehari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal