Perawat Diego Maradona Berbohong soal Pemeriksaan

Anton Suhartono
Perawat Diego Maradona berbohong soal pemeriksaan terakhir beberapa jam sebelum sang legenda sepak bola meninggal dunia (Foto: AFP)

Perawat itu mengklaim hendak memeriksa kondisi Maradona pada pukul 09.20, namun pasien menolak.

Dia tidak memeriksa kondisi Maradona, namun dalam laporan tertulis sebaliknya.

“Apa yang dinyatakan saksi adalah dia diminta menulis dalam laporan untuk Medidom, telah mencoba untuk memantau tanda-tanda vital Maradona namun kenyataannya dia membiarkannya beristirahat," kata seorang penyelidik, dikutip dari Mirror, Minggu (29/11/2020).

Pada siang hari, perawat itu melihat Maradona tidak responsif dan memberinya napas bantuan dari mulut ke mulut.

Medidom belum mengomentari pengakuan dari perawat tersebut.

Para pemimpin otoritas kesehatan Argentina awalnya khawatir ada unsur pembunuhan di balik kematian Maradona.

Mereka meminta para dokter pertama yang menangani Maradona untuk menghubungi jaksa dan polisi.

Jaksa penuntut negara bagian sudah memeriksa rekaman CCTV di dekat rumah Maradona, namun menegaskan tidak ada unsur kriminalitas.

Hasil post-mortem mengungkap Maradona pernah mengalami gagal jantung akibat pembekuan darah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Haji Bolot Semakin Sehat, Dokter Batasi Tamu yang Jenguk demi Pemulihan

57 tahun lalu

Kondisi Kesehatan Haji Bolot Semakin Membaik, Tak Lagi Dirawat di ICU

57 tahun lalu

Lahirkan Bintang Masa Depan Timnas Indonesia, RSoccer Training Camp Tampil Perkasa Jadi Juara

57 tahun lalu

Haji Bolot Ngeluh Minta Pulang, Bosan di Rumah Sakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal